Website Iklan Tayang Selamanya
Promo spesial hari ini posting iklan di situs web Iklan Termurah murah sekali
setidaknya satu iklan Anda harus ada di Iklan Termurah unikbaca.com ini, agar pengunjung
atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda, posting iklan di Iklan Termurah murah
🎁 Hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web! DISKON!

Tampilkan postingan dengan label Kabar Olahraga. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Beginilah Jadinya Wajah Ronaldo & Messi Saat Tua

Siapa yang tidak tau Christiano Ronaldo dan Lionel Messi. 2 pemain bintang yang memperkuat 2 klub sepakbola terbesar didunia yang selalu menampilkan pertandingan El Classico yang keras dan sangat menarik. 2 pemain ini juga sudah berulang kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dan pemain dengan bayaran termahal didunia. Dibalik rivalitas keduanya siapa yang tau, bahwa sebenarnya mereka beteman baik. Dan inilah prediksi wajah mereka saat tua nanti.






No Offense, Keep Smile. 'Cos Smile is Sunnah.
:)
thumbnail

Permintaan Terakhir Ditolak, Pep Guardiola Kecewa Pada Barca


Setelah semua torehan prestasi yang dibawa oleh Pep Guardiola pada Barcelona, ternyata tidak serta merta menjadikannya seorang yang dihormati di jajaran petinggi barca. Setidaknya itulah yang terjadi saat penolakan permintaan terakhir sebelum pengunduran dirinya, Presiden Barcelona, Sandro Rosell, membuat Pep Guardiola kecewa. Rosell menolak memenuhi permintaan terakhir mantan manajer Barcelona tersebut Di Harian Marca disebutkan tentang penolakan permintaan terakhir Pep yaitu, ia ingin agar Barcelona menunda pengumuman pelantikan Tito Vilanova sebagai pelatih baru Barcelona pengganti dirinya sehari saja sebelum ia benar benar meninggalkan kursi pelatihnya.



Guardiola menyampaikan langsung permintaannya tersebut kepada Rosell dan direktur olahraga Andoni Zubizarreta. Tapi, Barcelona ternyata menolak permintaan terakhir Guardiola tersebut.
Barcelona langsung mengumumkan pengangkatan Vilanova pada hari ketika Guardiola mengumumkan pengunduran dirinya. Beberapa spekulasi muncul atas penolakan yang dilakukan Rosell terhadap Guardiola, beberapa menganggap ini adalah reaksi kekecewaan yg berlebihan dari petinggi El Barce atas kemunduran Pep Guardiola dari kursi pelatih Barca.
thumbnail

Cacian Obama Terhadap Beckham


Ketenaran seorang superstars sekelas David Beckham ternyata mengganggu orang no 1 di Amerika Serikat, Barack Obama. Hasilnya, Beckham harus menerima sejumlah ejekan pedas yang terlontar dari mulut Barack Obama. Beckham yang sangat sukses dalam karirnya dibidang sepakbola maupun fashion ini sungguh kaget dengan apa yang diterima saat perayaan kemenangan LA Galaxy di Major Soccer League. Setelah kemenangan yang diberikan Beckham kepada LA Galaxy, ia harus menelan pil pahit dari orang yang paling bertanggung jawab terhadap pembantaian muslim di Irak, Afghanistan dan negara negara Islam lainnya itu.



Tapi ternyata ejekan pedas dari Obama hanya candaan nya menyindir kesuksesan Beckham yang dinilainya sudah terlalu tua untuk melakoni sepakbola."Kita kedatangan tamu dari tim, namanya David Beckham. Saya sudah membuatnya salah tingkah dengan mengatakan bahwa tim soccer-nya itu lebih pantas jadi anak-anaknya. Kita ini sudah mulai tua, David. Tapi memang, kau jauh lebih baik dariku," Itulah pidato barack obama yang membuat seorang david beckham hanya bisa cengengesan dibelakangnya. "Ia adalah seorang yang gigih dilapangan, tetapi diluar itu ternyata ia memiliki usaha pakaian dalam sendiri." Imbuh pak bama. Hal ini semakin membuat Beckham salah tingkah dibuat pak bama, padahal beberapa waktu yang lalu ia sempat dibuat malu saat tiba tiba segerombolan fans menyanyikan lagu Spice Girls dari tribun dipertandingan bolanya.


thumbnail

Scudetto Juventus: Kado Perpisahan yang Sempurna Bagi Del Piero

Selesai sudah perjalanan Alessandro Del Piero bersama Juventus di Liga Italia Seri A. Di laga terakhirnya di Seri A, Del Piero memberikan salam perpisahan untuk 'Si Nyonya Tua'. Record musim yang nyaris sempurna ditorehkan juventus pada musim ini. Nyaris Sempurna karena Juventus mampu melewati musim ini tanpa kekalahn. Kado perpisahan yang membuat seorang legenda hidup  "La Vecchia Signora" menangis.

Di Juventus Stadium, Minggu (13/5/2012) malam WIB, Del Piero memainkan laga terakhirnya di Seri A dengan melawan Atalanta. Antonio Conte menurunkannya sejak menit pertama. Sang allenatore seperti ingin memberi penghormatan untuk kapten Bianconeri itu. Seperti ingin memberi 'hadiah' perpisahan, Del Piero mencetak gol kedua Juve di laga itu. Gol itu sekaligus menjadi gol ke-289 Del Piero selama berseragam Juve serta gol ke-188 yang ia cetak di Seri A. Setelah bermain selama 57 menit, Del Piero kemudian ditarik keluar dan digantikan oleh Simone Pepe. Satu per satu pemain Juve memeluknya saat ia berjalan keluar lapangan. Seisi stadion juga memberi standing ovation kala Del Piero berjalan menuju pinggir lapangan.

Usai ditarik keluar, Del Piero berjalan mengelilingi Juventus Stadium. Ia ingin memberi salam perpisahan bagi seluruh Juventini yang hadir di sana. Ia juga memungut syal yang dilemparkan dari tribun kepadanya. Beberapa penonton tampak menyeka air mata. Setelah 10 menit berkeliling, air mata akhirnya muncul di mata Del Piero. Usai laga yang dimenangi Juve dengan skor 3-1 itu, seremoni penyerahan trofi Seri A digelar. Del Piero diberi kehormatan untuk mengangkat trofi itu pertama kali.

"Ini adalah momen yang luar biasa. Ikatanku dengan fans melebihi apapun dan aku ingin berterima kasih pada mereka. Hari ini aku bahagia dan bangga. Ini adalah hari yang luar biasa," sahut Del Piero seperti dikutip Football Italia. "Tentu ada kesedihan, tapi ini adalah momen untuk diabadikan karena aku merayakannya bersaman fans di lapangan dan aku tidak bisa meminta lebih banyak. Aku sangat bangga," imbuh pemain berjuluk Il Pinturicchio itu. Conte tak bisa menyembunyikan rasa bangganya pada pemain berusia 37 tahun itu. Baginya, Del Piero adalah sejarah bagi 'Si Nyonya Tua'. Conte pun hanya bisa mengucap terima kasih untuk pemain yang sudah membela Juve sejak tahun 1993 itu.

"Aku terharu oleh Del Piero, karena dia mewakili sesuatu yang tidak bisa dihapuskan. Dia adalah sejarah Juventus. Saya hanya bisa berterima kasih padanya," tutur Conte.